Patch Mungil “Virility Medical” Mampu Mencegah Ejakulasi Dini Tanpa Efek Samping

llustrative photo by WayHome Studio/Shutterstock.com

 

Ejakulasi dini adalah disfungsi seksual pria, dimana biasanya seorang pria mengalami ejakulasi pada menit-menit  pertama setelah penetrasi.  Masalah ini berpengaruh negatif terhadap sekitar 20-30% pria, yaitu turunnya harga diri pria dan hubungan dengan pasangan menjadi tidak harmonis.

Sebuah startup Israel di bidang perangkat medis Virility Medical, baru-baru ini mengumumkan telah menyelesaikan percobaan di rumah sakit terkemuka tentang solusi berteknologi tinggi yang dapat mencegah terjadinya ejakulasi dini, yaitu dengan menggunakan alat sekali pakai yang ditempatkan pada kulit perineum sebelum melakukan hubungan intim.  Alat itu berupa patch (tempelan) yang dikendalikan oleh aplikasi smartphone dengan mengirimkan arus listrik frekuensi rendah yang mengatur otot supaya dapat ejakulasi, sehingga menunda klimaks dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh pengguna.

Virility’s patch uses electrical stimulation to delay ejaculation. Photo: courtesy

 

“Menurut sebuah survey pasar yang kami lakukan, alat ini memiliki potensi pasar yang secara significan lebih besar daripada pil Viagra,” kata Zohar Gendler, CEO NGT3, sekaligus pakar teknologi VC dan inkubator teknologi di Nazaret, yang membawa Viriity Medical ke dalam purwarupanya.

Sementara itu Tal Golan, pendiri dan CEO Verility Medical menambahkan; “Pasar yang kami targetkan diharapkan tumbuh 10% per tahun dan bisa mencapai $2 miliar pada tahun 2020”.

Percobaan dilakukan dengan menguji 20 pria di Clinic for Sexual Dysfunction di Rambam Health Care Campus di Haifa, yang dipimpin oleh ahli urologi Arik Shechter and Ilan Gruenwald.  Para peserta yang diuji mengalami peningkatan 3,5 kali lipat rata-rata dalam menunda ejakulasi, tanpa efek samping.  “Ini merupakan peningkatan dramatis dibandingkan solusi yang pernah ada,” kata Gendler.   “Teknologi Verility Medical yang inovatif dan sangat efektif ini akan menjadi game changer”, tambahnya.

Percobaan kedua akan segera dimulai di Rambam dengan mengunakan purwarupa canggih Virility, yang melibatkan 30-45 pasien dan menunggu persetujuan dari instansi yang berwenang. Harapan Gollan, perangkat tersebut akan tersedia dalam dua tahun ke depan.

Golan memiliki latar belakang dibidang teknik perangkat medis jantung, khususnya katup jantung buatan.  Melalui proyeknya sendiri, ia menyelidiki bidang estetika medis.  Hal itu membuatnya tertarik membaca tentang Botox, yaitu sebuah protein yang bisa menghaluskan kerutan wajah dengan menghalangi saraf yang berkontraksi.

“Saya menemukan sebuah artikel tulisan seorang ahli urologi Turki yang brilian, artikel tersebut menggambarkan bagaimana dia menyuntikkan Botox ke otot-otot tertentu pada tikus jantan, dan ternyata memungkinkan untuk menunda ejakulasi serta memperpanjang waktu kegiatan seks,” kata Gollan kepada ISRAEL21c.

 

Tal Gollan, founder of Virility Medical. Photo: courtesy

 

“Saya pikir hal ini bisa dilakukan dengan cara yang jauh lebih mudah daripada menyuntikkan Botox.  Otot khusus ini dekat dengan permukaan kulit sehingga bisa distimulasi secara elektrik”, jelas Gollan

Golan tidak menemukan perusahaan lain yang  menggeluti alat ini, jadi dia bisa bekerja secara intensif dengan tim penasihat dan pakar medis selama 18 bulan terakhir untuk mengembangkan idenya yang unik.

Penelitiannya menemukan bahwa perawatan dengan obat-obatan yang ada untuk ejakulasi dini (termasuk anti depresan), telah terbukti menawarkan efektivitas terbatas dan dapat menyebabkan efek samping seperti sakit kepala dan mual, disfungsi ereksi dan libido yang berkurang.

Jenis pengobatan lainnya adalah menggunakan bius lokal untuk mengurangi sensitifitas penis, juga mempunyai khasiat yang terbatas dan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan menurut penelitian yang dipublikasikan.

“Diperkirakan ada 79 juta pria mengalami ejakulasi dini di Amerika Serikat dan Uni Eropa; dan lebih dari 15 juta pria secara aktif mencari solusi medis untuk masalah ini,” kata Gollan lagi.  “Kami membawa terobosan yang efektif dan sederhana, tanpa efek samping dibandingkan dengan produk yang beredar di pasaran.”

Virility Medical telah mendapat kenaikan dana sebesar NIS 3 juta (sekitar $858.000) dari NGT3 dan Israel Innovation Authority, yang dilanjutkan dengan pendanaan putaran kedua dalam beberapa bulan mendatang.

 

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *