Inovasi Apa Yang Dibutuhkan, Saat Air Menjadi Sumber Daya Strategis?

About two-thirds of Israel’s water supply comes from desalination plants, such as this reverse osmosis facility. Photo: Shutterstock

 

Will Sarni, seorang pakar dan ahli Air, pendiri dan direktur Perusahaan Penguapan Air, mendapat kehormatan dari Elad Frenkel Ketua WATEC 2017 dan CEO Aqwise, juga Oded Distel Direktur Israel NewTech, Ministry of Economy and Industry, untuk menghadiri dan berperan aktif dalam “Water Technology & Environment Control, Exhibition and Conference”, pada tanggal 12-14 September 2017 yang lalu di Tel Aviv.
Sebagaimana kita ketahui, banyak praktisi bidang air minum sangat faham dengan statistik pengelolaan air di Israel, dimana negara ini mendaur ulang 90% produksi air limbahnya menjadi air bersih.  Sementara Spanyol berada di urutan berikutnya yang mendaur ulang 20% air limbahnya. Kedua Negara itu lebih unggul dibandingkan Amerika Serikat yang hanya mendaur ulang 1% air limbahnya.  Disamping teknologi daur ulang, Israel juga memasok 2/3 kebutuhan air dalam negeri dengan membangun pabrik desalinasi air laut.
Dalam konferensi WATEC 2017 itu, salah satu agenda pentingnya adalah CleanVest Summit Program dimana Sarni sebagai pembicara kunci berperan aktif dalam:
  • mempresentasikan tentang “Digital Water” Innovation;
  • mengambil bagian dan mengikuti diskusi OECD Rountable bertema “Value of Water and an Abundance Strategy”;
  • mengikuti Sesi Global Water Work, merumuskan strategi go-to-market dalam bidang teknologi air
Sarni mengatakan bahwa WATEC bukan sekedar pameran dagang, karena banyak diskusi penting dan strategis tentang masalah air, dan solusi teknologi maupun nonteknologinya.
Oleh-oleh Sarni dari konferensi itu:
  • Kita perlu memikirkan keamanan air secara lebih holistic – Ini bukan hanya tentang keamanan dunia maya (Cyber Security) dan berbagai solusi teknologi untuk mengatasinya.  Secara global, ada peningkatan fokus pada keamanan air sebagai strategi pengelolaan air, yang menekankan pada kesiap-siagaan dan respon kondisi darurat. Sarni yang sedang berada di Israel beruntung dapat berbicara kepada Danny Lecker kepala Water Security and Emergency Division, pada State of Israel Water Authority,  dan diajak pula mengunjungi pameran serta mendapatkan penjelasan mengenai bagaimana Israel memastikan bahwa negara tersebut siap menghadapi gangguan pasokan air dan dapat merespon dengan cepat.  Sarni berpesan kepada Amerika Serikat untuk bersiap-siap mempertimbangkan pendekatan Israel terhadap keamanan air, mengingat kejadian seperti krisis di Flint Michigan dan dampak kejadian cuaca ekstrem di Florida dan Texas.
  • Peran teknologi digital menjadi lebih penting –Sarni yakin bahwa aplikasi teknologi digital akan mengganggu dan mengubah sektor air.  WATEC menyoroti beberapa solusi teknologi digital Israel seperti yang dikembangkan oleh Kando, yang memasarkan solusi air limbah cerdas; SIGA (Scada Cyber Alert System) yang menjual teknologi notifikasi untuk infrastruktur ‘mission-critical; dan Lishtot Water Quality Testing Technology yang membuat sistem untuk melacak potensi kontaminasi.  Ini hanya beberapa contoh perusahaan yang mewakili beragam solusi digital untuk mengelola air, keamanan dan  pengujian kualitas air.  Apa yang ditangani perusahaan-perusahaan ini adalah kebutuhan untuk secara proaktif memahami kualitas air limbah dan sumber polusi (Kando); bagaimana menangani ancaman dan serangan cyber (SIGA) dan cara memantau dan mengungkapkan kualitas air minum (Lishtot).   Sarni melihat bahwa Lishtot sangat menarik karena teknologinya memberi konsumen kemampuan untuk mengetahui apakah air yang mereka minum itu “aman”.  Bayangkan saja betapa pentingnya akses ‘real-time’ terhadap informasi kualitas air ini.  “Saya akan melacak kemajuan Lishtot dan semua perusahaan ini”, katanya.
  • Ingat akan pentingnya memenangkan bisnis ekosistem  – Fokus perhatian WATEC adalah teknologi. Namun tidak bisa dipungkiri ada sesi lain yang mencakup kebutuhan akan ekosistem dari para pihak berwenang yang inovatif untuk mengatasi “masalah buruk” air.  Salah satu kunci dari masalah itu adalah bahwa mereka jarang duduk bersama dan bertanggungjawab dalam satu organisasi yang solid, dan menemukan solusi untuk memecahkan masalah ekosistem tersebut. Dalam Sesi WaterWork Global misalnya; untuk menangani masalah air perlu dipertimbangkan juga teknologi bangunannya, kualitas dan keamanannya. Tema utamanya adalah, bagaimana memobilisasi pihak berwenang untuk menerapkan solusi teknologi inovatif dan strategi non-teknologi inovatif seperti model bisnis dan pembiayaannya. Sarni menggaris bawahi issue penting sesi ini adalah bahwa sementara teknologi individual kelihatannya seperti solusi yang bagus, hal itu hanya dapat diukur bila ada keterlibatan para pihak berwenang yang mendukung solusi adopsi dan penghitungan teknologi penghalangnya. “solusi yang elegan saja tidak lah cukup”, katanya
  • Inovasi Sektor Publik –Porter School of Environmental Studies pada Tel Aviv University dan American Water Resources Association (AWRA) turut menjadi tuan rumah dialog 2 hari mengenai “Bagaimana Manajer pengelolaan air, Insinyur, Ilmuwan dan Pembuat Kebijakan bekerja sama untuk mengembangkan dan menerapkan solusi penanganan beberapa tantangan air yang paling mendesak di dunia”.  Temanya adalah “Cutting-edge Solution to Wicked Water Problems”,  dan sesi tersebut melibatkan sektor publik dan swasta, memikirkan bagaimana mengatasi tantangan kompleks dari risiko dan keamanan air.  Misalnya, bagaimana teknologi pencairan dan desalinasi air skala California, apa hambatan kebijakan publiknya dan insentif apa yang harus diterapkan dan diimbangi?  (Sarni sangat berterima kasih kepada Sharan B. Megdal dari University of Arizona dan Felicia Marcus dari California State Water Resources Control Board yang telah mengajaknya bergabung dalam acara khusus dan diskusi lanjutan ini)
Intinya, bagi Sarni, ketika air diakui sebagai sumber daya strategis, hal itu akan mendorong inovasi dan dapat menciptakan bisnis ekspor teknologi yang kuat. Hal ini juga akan menggerakkan para pihak berwenang untuk meninggalkan diskusi yang berulang-ulang terjadi mengenai risiko air, beralih segera kepada strategi air bersih sektor publik dan swasta.

 

 

Artikel bersumber dari greenbiz.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *