Bayam Ternyata Bisa Menghasilkan Energi Bersih Alternatif

Spinach doesn’t just provide energy for bodies, but also electricity and hydrogen. Photo by Shutterstock

 

Bayam adalah salah satu jenis sayuran hijau yang selama ini kita kenal sebagai sumber energi bagi tubuh manusia.  Namun ternyata selain itu, bayam juga dapat menghasilkan energi bagi kepentingan lain.

Para  periset dari Technion Israel Institute of Technology di Haifa menggunakan ekstrak membrane (selaput halus) sederhana dari daun bayam, sebagai bahan penelitiannya, dan ditemukanlah sel Bio-Photo-Electro-Chemical (BPEC), yang ternyata dapat menghasilkan arus listrik dan  gas hidrogen dari air karena  pengaruh sinar matahari.

Cara kerjanya kurang lebih seperti ini: kombinasi unik sel BPEC buatan manusia dan membran tanaman secara alami menyerap sinar matahari dan mengubahnya dengan sangat efisien menjadi aliran elektron, untuk menghasilkan energi kimia yang stabil, hal ini berarti membuka jalan bagi teknologi  bersih yang mutakhir dari sumber energi yang dapat diperbaharui.

Prof. Avner Rothschild dari Department of Material Science and Engineering mengatakan: “Studi ini unik karena menggabungkan pakar terkemuka dari 3 fakultas yang berbeda yaitu biologi, kimia dan teknik material”.

 

Doctoral students Dan Kallmann, left and Gadiel Saper with spinach extract in the Technion Hydrogen Lab. Photo: courtesy

 

Penelitian dilakukan oleh  3 mahasiswa teknik Technion yaitu Roy I. Pinhassi, Dan Kallmann dan Gadiel Saper, dibawah bimbingan Rothschild,  Prof. Noam Adir dari Chemistry Departement  dan Prof Gadi Schuster dari Biology Department.

“Kombinasi alami (daun) dan sel buatan (fotovoltaik dan komponen elektronik), juga kebutuhan untuk membuat komponen ini bisa saling berkomunikasi, merupakan tantangan rekayasa yang kompleks dan mengharuskan kita untuk bergabung”, kata Rothschild.

Untuk memanfaatkan fotosintesis dalam proses memproduksi arus listrik, para peneliti menambahkan senyawa berbasis besi ke dalam larutan. Senyawa ini memudahkan pengalihan elektron dari membran bayam ke sirkuit listrik, dan disinilah memungkinkan sekali untuk terciptanya arus listrik dari dalam sel.

Arus listrik juga bisa disalurkan untuk membentuk gas hidrogen melalui penambahan tenaga listrik dari sel fotovoltaik kecil yang menyerap cahaya. Hal ini memungkinkan adanya konversi energi matahari menjadi energi kimiawi yang tersimpan sebagai gas hidrogen yang terbentuk dalam sel BPEC tadi.

Pada akhirnya, energi ini dapat diubah menjadi panas dan listrik dengan membakar hidrogen, dan dengan cara yang sama pula bahan bakar hidrokarbon dapat digunakan.

 

A schematic illustration of the bio-photo-electro-chemical cell. Image courtesy of the Technion

 

Tidak seperti pembakaran bahan bakar hidrokarbon yang mengeluarkan gas rumah kaca, atau penyemburan karbon dioksida (misalnya asap knalpot) ke atmosphere yang mencemari lingkungan, produk pembakaran hidrogen adalah air bersih.

Oleh karena itu, sel yang di inovasi di Israel ini adalah siklus tertutup yang dimulai dari air dan diakhiri dengan air.  Hal yang demikian memungkinkan konversi dan penyimpanan energi matahari dalam gas hidrogen.  Para periset percaya itu semua bisa menjadi bahan bakar alternatif yang bersih dan berkelanjutan.

Para periset menulis didalam laporannya: “Hasil ini menjanjikan penggabungan membran fotosintesis alami dan sel fotovoltaik buatan manusia untuk mengubah tenaga matahari menjadi bahan bakar hidrogen”

Penelitian dilakukan di Nancy and Stephen Grand Technion Energy Programme (GTEP) dan dilakukan di Laboratorium Hidrogen Technion, yang didirikan di bawah naungan Adelis Foundation dan GTEP.  Program tersebut didanai oleh:

  • I-Core (Israeli Center of Research Excellence), yang merupakan sebuah program dari Council for Higher Education’s Planning and Budgeting Committee
  • National Science Foundation, sebuah hibah dari United State-Israel Binational Science Foundation
  • German-Israeli Project Cooperation Program

 

Artikel bersumber dari israel21c.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *