Batu Karang Yang Tumbuh Di Gurun Baik Untuk Cangkok Tulang Dan Gigi

Photo by Seashell World via Shutterstock.com

 

Banyak ilmuwan terutama dibidang medis memanfaatkan karang atau koral sebagai bahan untuk cangkok tulang dan gigi.   Selama ini upaya rehabilitasi atau cangkok tulang dan gigi yang patah dilakukan dengan menggunakan bahan organik dari hewan dan manusia atau bahan cangkok sintetis.   Kelemahannya, beberapa cangkokan organik menimbulkan risiko penolakan dan penyakit yang serius, sementara cangkokan sintetis dapat menghindari risiko ini namun jauh lebih lemah dari pada tulang alami.

Sebuah penelitian di Eropa menemukan CoreBone, material ini terbuat dari mineral exoskeleton karang yang dikultur dalam sistem akuarium, dipantau dan diperkaya dengan silica dan strontium untuk menambahkan sifat bioaktif dan osteokonduktif (menarik sel-tulang).

Karangnya sendiri dikembangbiakkan dari  spesies terpilih disebuah tempat pembiakan di Gurun Arava, sehingga tidak rentan terhadap pencemaran laut, kontaminasi dan bahaya. Mereka juga tumbuh 10 kali lebih cepat dari pada di alam terbuka.

CoreBone didirikan oleh Ohad Schwartz, mantan CEO 2 perusahaan teknologi tinggi Vaica Medical dan Aspect AI bersama Prof. Itzhak Binderman, seorang peneliti biologi tulang dan kedokteran gigi yang diakui secara internasional, sebelumnya pernah memimpin departemen gigi dan laboratorium jaringan keras di Tel Aviv Sourasky Medical Center dan saat ini mengajar di Sekolah Kedokteran Gigi Universitas Tel Aviv dan Departemen Bioteknologi.

CoreBone didirikan pada bulan Desember 2011 sebagai perusahaan portofolio, Trendlines Group di Misgav, Israel Utara. Schwart menjelaskan bahwa cangkok tulang idealnya harus memiliki empat fitur,  mereka harus :

  • bioaktif, bukan hanya perancah pasif tapi untuk menarik sel tulang baru
  • cukup kuat ,terutama untuk implant
  • mampu beradaptasi saat tulang baru tumbuh
  • berpori  untuk mengaktifkan vaskularitas.

Hal ini berarti bahwa pembuluh darah dapat tumbuh melalui karang-karang itu secara alami dan menghasilkan pertumbuhan tulang dari dalam. “Kami memiliki semua fitur itu, artinya cangkok tulang yang menggunakan material tersebut sangat bagus” tambah Schwart

Produk unik ini terbuat dari karang yang ditanam dalam sistem tertutup menggunakan teknologi yang dipatenkan untuk memberikan bioaktivitas dan menghilangkan kontaminasi biologis.  Produk ini juga telah menerima sertifikasi CE agar bisa memulai penjualan di Eropa untuk prosedur dental dan ortopedi.

“Banyak praktisi dan perusahaan perangkat medis telah menghubungi CoreBone untuk mempelajari lebih lanjut tentang kelebihan-kelebihan dari produk yang ada saat ini khususnya dalam hal cangkok tulang” kata Schwarti.

Memang, hasil studi telah menunjukkan bahwa material CoreBone memiliki tingkat  biointegritas dan konektivitas yang tinggi dengan tulang inang dibandingkan dengan produk unggulan dipasaran, dan  proses penyembuhan tulang yang hampir sempurna hanya dalam beberapa bulan.

Dalam hal cangkok gigi, prosedur gigi yang paling umum saat ini adalah pelestarian soket setelah pencabutan gigi, yang di Amerika Serikat saja terhitung 20 juta kasus.  “Semua produk kami berasal dari karang alami, tetapi hasil rekayasakami berbeda untuk indikasi yang berbeda, karena berbeda bentuk, kekuatan dan porositasnya” Schwartz menjelaskan

“Jika Anda tidak menambal rongga gigi Anda, pasti Anda akan mengalami kerugian”. “Praktik yang biasa dilakukan adalah mengisi atau menambal dengan granul graft /bahan cangkok tulang yang berbeda. Kami menemukan, bahwa salah satu karang yang kami biakkan memiliki bentuk dan dimensi akar gigi yang tepat. Jadi kami menggunakan desain alami karang untuk menemukan solusi atas indikasi utama”.

CoreBone, perusahaan yang memiliki 6 orang karyawan ini telah mengumpulkan sekitar $2juta dari publik dan investor swasta di Singapura, Israel dan Amerika Serikat. Fase pendanaan baru dimulai pada saat perusahaan memasuki tahap pemasaran. Schwartz  mengatakan bahwa produk CoreBone sedang menjalani uji klinis berkelanjutan di Pusat Kesehatan Baruch Padeh di Poriya dekat kota Tiberias, Galilea.  Studi ini memungkinkan perusahaan untuk meluncurkan produknya di Eropa dan Israel, sementara itu aplikasi ke Food and Drug Administration AS diperkirakan  pada pertengahan 2017.

“Kami berencana untuk memperkenalkan CoreBone di pameran dagang utama di Israel dan luar negeri” kata Schwartz.

Untuk biaya cangkokan tulang berbasis karang akan dibebani dengan harga yang lebih murah dibandingkan cangkok tulang berbasis hewan yang dijual sekitar $100/1 cc, di Amerika Serikat. “Kami bisa menawarkan harga yang sangat kompetitif karena alam telah menyediakannya untuk kami” tambah Schwartz.

 

Image courtesy of CoreBone.

 

Artikel bersumber dari israel21c.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *