BalanceTutor: Treadmill 4D Yang Merehabilitasi Cedera Pemain Bola Real Sociedad

Real Sociedad, a Spanish soccer club. Image via Goal.com

 

Para anggota klub Fitness atau Sanggar Kebugaran pasti sering menggunakan treatmill yang memang disediakan di ruang latihannya. Tapi, pernahkah kalian mencoba treadmill yang disetting dengan sesekali ada guncangan, kadang kekiri atau kekanan; kadang berhenti sendiri dan mulai hidup lagi secara tiba-tiba.  Itu bukan kerusakan tetapi memang disengaja, dan dibuat seperti roller coaster mini.

Treadmill semacam itu disebut BalanceTutor. Alat ini merupakan teknologi rehabilitasi yang sedang dikembangkan di Israel dan sekarang diadopsi oleh klub sepakbola Real Sociedad di Spanyol, tujuannya untuk membantu memperbaiki keseimbangan dan ketangkasan para pemain sepakbola yang mengalami cedera.

Jose Manuel Gonzales de Suso, spesialis pengobatan olah raga yang bekerja di Klub Real Sociedad menjelaskan, rata-rata ada seorang pemain cedera di setiap 2 kali pertandingan dan ini merupakan masalah besar bagi sebuah klub sepak bola.

“Rata-rata untuk masing-masing klub ada 2-3 pemain cedera perhari” tambah de Suso,  “Itu berarti, paling tidak ada 900 hari sakit dan cuti per klub/per musim. Padahal, bermain sepak bola menuntut adanya sistem kardiovaskular dan lokomotor yang baik dari setiap pemainnya”.

BalanceTutor menggunakan treadmill 4D yang dipatenkan. Di dalam alat itu banyak sensor kekuatan dan gerakan serta permainan video motivasi yang bisa dipilih.

 

The user is secured to BalanceTutor to prevent falls. Photo: courtesy

 

Prof. Itshak Melzer, Kepala Program pada The Recanati School for Community Health Profession di Ben Gurion University, Negev dan Direktur pada The Schwartz Movement Analysis & Rehabilitation Laboratory, menjelaskan pula bahwa rehabilitasi tradisonal didasarkan pada ‘pelatihan proaktif’ yang diinisasi sendiri.  Sementara itu, perangkat robot BalanceTutor melatih respon reaktif, seperti orang yang merespon secara refleks; atau mengambil tindakan koreksi terhadap gerakan slip/terpeleset atau kondisi yang muncul secara tak terduga. Gerakan ini akan memaksa si pemain bola melakukan gerakan keseimbangan.

Melzer mengembangkan BalanceTutor di Ben Gurion University dengan Prof. Amir Shapiro, Direktur pada the Robotics Laboratory di The University’s of Mechanical Engineering.

Sebenarnya, target pasar BalanceTutor adalah manula dan individu yang pernah menderita stroke. BalanceTutor akan membantu membuat mereka berjalan dengan aman kembali, dan melatih mereka untuk mencegah jatuh diwaktu-waktu mendatang. Para manula ini merupakan peluang pasar; karena 1 dari 3 orang berusia di atas 65 tahun, pada umumnya mengalami penurunan potensi mobilitas yang besar; dan 20% kasus cedera biasanya mempunyai efek jangka panjang.

Zafrir Levi, VP Business Development di BGN Technologies yang merupakan satu unit perusahaan komersialisasi teknologi universitas tersebut mengatakan: “Seperti yang sering terjadi pada produk yang dimulai dalam penelitian akademis, begitu produk dikomersialkan, pasti ada peluang baru terbuka, termasuk pada bidang olah raga”

Pada tahun2014 Ben Gurion Universtity memberi lisensi BalanceTutor kepada Meditouch, sebuah perusahaan swasta di Netaya yang didirikan pada tahun 2004, untuk mendistribusikan sistem rehabilitasi fisik ke rumah sakit, klinik dan rumah tangga. Produk dari Meditouch lainnya termasuk HandTutor, ArmTutor dan LegTutor.  BalanceTutor ini merupakan kombinasi produk yang sudah ada.

Mungkin kalian akan bertanya, apakah pengguna treadmill ini aman dari guncangan dan jebakan-jebakan yang kadang membuat tidak seimbang? Tidak perlu khawatir, karena setiap pengguna terhubung dengan semacam tali zip dari atas, yang mengatur respon dan mencegah jatuh selama latihan. Jadi,setiap pengguna/pasien akan menerima program yang sangat personal/pribadi. Tujuannya adalah untuk memperpendek masa rehabilitasi dan menghindari kambuh.

Jika klub sepak bola Spanyol Real Sociedad sudah menggunakan BalanceTutor sejak November 2016 untuk merehabilitasi cedera pemainnya, maka alat ini dapat diaplikasikan juga untuk siapapun yang mengalami cedera agar bisa beraktifitas kembali.

 

 

 

Artikel bersumber dari israel21c.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *