10 Alasan Untuk Mengagumi Kehebatan Bandara Baru Israel

Architect’s rendering of the Eilat Ramon Airport terminal building. Photo: courtesy

 

Bandara Eilat Ramon yang akan dibuka pada awal 2018 merupakan bandara sipil pertama yang dibangun di Israel sejak berdirinya negara itu.  Bandara tersebut memiliki luas 34.000 m2, terletak 18 km di utara Eilat, sebuah resort wisata perdana Israel di ujung utara Laut Merah.  Nama resminya adalah the Ilan and Asaf Ramon International Aiport.

Berikut adalah kehebatan bandara tersebut:

  1. Berada di lokasi yang benar-benar menakjubkan

Bandara ini dibangun di atas lahan gurun yang telah direklamasi di jantung Timna Valey, daerah yang kaya dengan tembaga yang sudah ditambang sejak pemerintahan Raja Sulaiman/King Solomon. Hasilnya sangat menakjubkan, dengan terminal berlapis kaca memberikan pemandangan yang luar biasa luasnya atas hamparan gurun dan pegunungan.

2. Berbaur dengan lingkungan padang pasir

Mann Shinar dan Mosche Zur adalah arsitek di belakang mega proyek ini. Mereka merancang bandara agar sesuai dengan lingkungan sekitar. Bangunan terminal dibuat sedemikian rupa sebagai bayangan diri yang menyerupai batu pasir besar.  Yang lebih mengesankan lagi adalah pemandangan dari dalam terminal. Ada lantai tunggal yang luas membentang dan tanpa perabotan, dimana hanya ada arus kedatangan dan keberangkatan.  Penumpang tidak kan terganggu dengan pemandangan di luar pada saat mereka berjalan melalui bandara.

3. Lebih mudah diakses daripada Bandara Ovda

Bandara baru ini akan menggantikan dua bandara lain yang sudah ada yaitu Bandara Eilat J. Hozman di pusat kota Eilat, dan Bandara Ovda yang terletak 60 km di utara Eilat.  Selama ini wisatawan Eropa yang menuju Eilat dengan penerbangan murah Ryanair, pasti mendarat di Ovda. Ini jauh dari ideal karena masuk ke kota Eilat membutuhkan taksi pribadi yang mahal tarifnya atau menggunakan angkutan umum.

Bandara Ramon tidak hanya dekat dengan Eilat, malahan ada layanan antar jemput yang disediakan pengelola.  Harapan besar bagi industri pariwisata Eilat bahwa aksesabilitas Bandara Ramon ke Eilat dapat meningkatkan daya jual Eilat bagi wisatawan mancanegara.  Tahun 1980-1990 merupakan tahun-tahun booming wisatawan asing yang datang ke Israel melalui Eilat.  Pada tahun 2016, permintaan melonjak sampai 128.000 wisatawan asing yang datang melalui Eilat.

4. Penerbangan murah ke Eropa akan tersedia dari bandara baru ini

Jika ada peningkatan penawaran dari maskapai penerbangan untuk tarif penerbangan murah ke Eilat, maka orang Israel akan dapat memperoleh keuntungan juga untuk penerbangan murah ke Eropa. Ryanair sudah mulai menawarkan penerbangan murahnya ke berbagai destinasi Eropa, termasuk Milan, Budapest dan Berlin.  Sebelumnya, untuk terbang dari dan ke Eropa harus melakukan penerbangan domestik selama 50 menit dari dan ke Bandara Internasional Ben-Gurion.  Pada musim ramai kunjungan, penghematan waktu sangatlah berarti nilainya.

5. Tersedia berbagai layanan penumpang

Bandara Ramon akan menawarkan semua fasilitas yang dapat ditemukan di bandara internasional modern seperti: pusat informasi, gerai pertukaran mata uang, restoran, toko, ruang ibadah, dan tempat rental mobil.  James Richardson Duty Free (yang saat ini mengelola toko bebas bea di Bandara Ben-Gurion) telah mendapatkan kontrak untuk membangun toko bebas bea seluas 300 m2 di Bandara Ramon,   dan juga ruangan seluas 70 m2 untuk “ruang tunggu terakhir” bebas bea di dekat lounge keberangkatan.

6. Duty Free/bebas bea akan berlaku untuk penerbangan domestik bagi orang Israel

Pada bulan Nopember 2016, Kementrian Perhubungan menunjukkan bahwa orang-orang Israel yang melakukan perjalanan penerbangan internal ke Eilat akan dapat membeli barang-barang bebas bea. Menurut peraturan saat ini, hanya wisatawan asing yang bisa membeli produk bebas bea di Israel. Tapi harus diperhatikan, apakah barang yang dibeli bebas bea itu akan lebih murah daripada barang yang sudah bisa dibeli di Eilat, yang bebas PPN 17% bagi warganegara Israel.

7. Bandara baru memungkinkan pembangunan kembali pusat kota Eilat

Bandara Hozman yang ada sekarang menempati  area seluas 750.000 m2  di pusat kota Eilat.  Karena di pusat kota, pesawat-pesawat terbang pasti terbang di dekat bangunan dan kota pantai. Hal ini tidak hanya menimbulkan polusi suara namun juga menghambat pembangunan Eilat karena adanya penghalang antara bagian barat dan timur kota.  Hozman akan ditutup dan dibongkar saat Bandara Eilat Ramon mulai beroperasi.  Rencananya, di wilayah tersebut akan dibangun jalur transportasi air yang terhubung ke Laut Merah, hotel-hotel baru, tempat wisata dan lingkungan perumahan baru.

8. Bandara baru ini hanya sebuah permulaan dari mega proyek raksasa di Eilat

Bandara baru bisa menjadi pemicu awal untuk dua mega proyek raksasa yang telah dibahas oleh pemerintah Israel bertahun-tahun. Rencana pertama adalah memindahkan pelabuhan Eilat dari lokasi saat ini di sepanjang pantai barat dan membawanya ke daratan melalui kanal yang akan melintasi perbatasan dengan Yordania di sisi timur.  Ini akan membebaskan lahan untuk pembangunan di sepanjang pantai barat dan juga menyediakan pelabuhan dengan akses yang mudah ke bandara untuk keperluan kargo udara.

Rencana kedua adalah pembangunan rel kereta api berkecepatan tinggi yang menghubungkan pusat Israel dengan Eilat, serta pelabuhan Eilat dan Bandara Ramon Eilat.  Pemerintah menyetujui proyek ini pada tahun 2013, meski belum ada perkembangan yang berarti sampai sat ini. Jalur kereta yang diusulkan akan memungkinkan kargo dipindahkan ke kereta barang antara Eiliat dan pelabuhan Asdod, dan menawarkan alternatif ke Terusan Suez di Mesir.

9. Bandara Baru bisa menjadi alternatif saat keadaan darurat

Selama konflik Gaza 2014, Otoritas Penerbangan Federal AS melarang sementara lalu lintas udara ke bandara internasional utama Israel, Ben-Gurion.  Bandara internasional ke dua Israel, Ovda dibuka untuk penerbangan internasional tambahan meskipun tidak memadai untuk memenuhi permintaan tersebut.  Sehingga pemerintah Israel memutuskan untuk memperpanjang landasan pacu yang direncanakan untuk bandara Ramon Eilat sampai 3.600 meter.  Ini berarti bahwa pesawat berbadan lebar akan dapat mendarat di bandara baru, hal ini memberikan opsi alternatif ke Ben Gurion jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat nasional.

10. Nama Bandara baru ini menghormati Ilan Ramon dan Anaknya, Assaf.

Yang tidak kalah penting, bandara tersebut dinamai  the Ilan and Asaf Ramon International Aiport, untuk mengingat  jasa astronot pertama untuk NASA, Ilan Ramon yang meninggal dalam kecelakaan pesawat luar angkasa Columbia pada tahun 2003; dan anaknya Assaf Ramon yang meninggal dalam kecelakaan saat pelatihan menerbangkan pesawat jet F-16 selama wajib militer 2009.

 

Mungkin dengan adanya bandara baru, dengan pemandangan eksotis ke langit berbintang dan gurun Negev, akan menginspirasi generasi baru untuk mengembangkan minat terhadap penerbangan dan astronomi.

 

Sumber artikel: israel21c

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *